Skip to content

Pos-pos Terbaru

  • Lawan Perampasan Ruang Hidup, Warga Lebung Itam Tanam 1000 Pohon Karet
  • Warga Pesisir Sungai Lumpur OKI Tercekik Kanalisasi dan Kehilangan Sumber Ekonomi
  • Komnas HAM Tinjau Konflik di Lebung Itam
  • FMPR Lebung Itam Kirim Surat Protes ke BPN Sumatera Selatan
  • FMPR Lebung Itam Setop Pengukuran Lahan untuk PT BHP

Most Used Categories

  • FMPR Info (7)
Skip to content
FMPR INFO

FMPR INFO

Forum Masyarakat Pengelola Rawang

  • Beranda
  • Tentang FMPR
  • Galery
  • Jejaring
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Home
  • FMPR Info
  • Lawan Perampasan Ruang Hidup, Warga Lebung Itam Tanam 1000 Pohon Karet

Lawan Perampasan Ruang Hidup, Warga Lebung Itam Tanam 1000 Pohon Karet

Admin14 April 202614 April 2026

Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Pengelola Rawang (FMPR) Desa Lebung Itam, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), menggelar aksi penanaman 1.000 bibit pohon karet di kawasan Lebak Rawang. Aksi ini bukan sekadar penghijauan biasa, melainkan simbol perlawanan terhadap perampasan ruang hidup sekaligus upaya nyata mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Konflik Agraria dan Cerita Kelam di Lapangan

Di balik aksi hijau ini, tersimpan cerita kelam mengenai tekanan yang dialami warga. Masyarakat melaporkan adanya berbagai upaya sistematis untuk membatasi ruang gerak mereka, mulai dari penutupan akses jalan, perusakan tanaman milik warga, hingga pengukuran lahan secara paksa oleh pihak BPN di wilayah kelola masyarakat.

Ironisnya, wilayah yang telah dikelola secara turun-temurun dengan kearifan lokal tersebut kini diklaim telah mengantongi izin perkebunan kelapa sawit atas nama PT Bintang Harapan Palma (BHP). Warga mengaku tidak pernah mendapatkan sosialisasi terkait kehadiran perusahaan tersebut di wilayah mereka.

Kejanggalan Pembebasan Lahan

Berdasarkan data yang dihimpun, dari total luas lahan sekitar 4.135 hektare, sebanyak 3.497 hektare di antaranya diklaim telah dibebaskan kepada PT BHP. Hal ini memicu kebingungan sekaligus kemarahan warga karena mereka merasa tidak pernah terlibat dalam proses pelepasan hak atas tanah tersebut.

Ketua FMPR Desa Lebung Itam, Pralensa (Jay), menilai bahwa proses pembebasan lahan ini merupakan bentuk nyata perampasan ruang hidup melalui celah hukum yang cacat secara prosedural.

“Pembebasan lahan di Desa Lebung Itam ini sangat janggal. Warga tidak tahu siapa yang membebaskan lahan tersebut, sementara ini adalah wilayah kelola kami. Ini adalah cacat prosedur yang dipaksakan,” tegas Pralensa.

Menolak HGU Demi Kelestarian Lingkungan

Hingga saat ini, warga Lebung Itam tetap konsisten menolak proses pengajuan Hak Guna Usaha (HGU) PT BHP di wilayah kelola mereka. Masyarakat khawatir kehadiran perkebunan sawit skala besar akan merusak ekosistem rawa (rawang) yang menjadi tumpuan hidup mereka dan mengikis kearifan lokal yang telah terjaga selama generasi ke generasi.

FMPR mendesak pemerintah dan pihak terkait untuk segera:

  1. Mengeluarkan lahan kelola rakyat dari proses perizinan PT BHP.
  2. Meninjau ulang prosedur pembebasan lahan yang dianggap tidak transparan.
  3. Menghormati hak-hak masyarakat adat dan lokal atas ruang hidup mereka.

Aksi tanam pohon ini menjadi pengingat bahwa bagi warga Lebung Itam, menjaga hutan bukan sekadar soal ekologi, melainkan soal mempertahankan martabat dan keberlangsungan hidup di tanah kelahiran mereka sendiri.

Navigasi pos

Previous: Warga Pesisir Sungai Lumpur OKI Tercekik Kanalisasi dan Kehilangan Sumber Ekonomi

Related Posts

Warga Pesisir Sungai Lumpur OKI Tercekik Kanalisasi dan Kehilangan Sumber Ekonomi

8 April 20268 April 2026 Admin

Komnas HAM Tinjau Konflik di Lebung Itam

25 Juli 20257 April 2026 Admin

FMPR Lebung Itam Kirim Surat Protes ke BPN Sumatera Selatan

19 Mei 20257 April 2026 Admin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel

  • Lawan Perampasan Ruang Hidup, Warga Lebung Itam Tanam 1000 Pohon Karet
  • Warga Pesisir Sungai Lumpur OKI Tercekik Kanalisasi dan Kehilangan Sumber Ekonomi
  • Komnas HAM Tinjau Konflik di Lebung Itam
  • FMPR Lebung Itam Kirim Surat Protes ke BPN Sumatera Selatan
  • FMPR Lebung Itam Setop Pengukuran Lahan untuk PT BHP

Arsip

  • April 2026
  • Juli 2025
  • Mei 2025
  • Oktober 2024
  • Juni 2024

Menu

  • Beranda
  • Tentang FMPR
  • Galery
  • Jejaring
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
Forum Masyarakat Pengelola Rawang | Theme: BlockWP by Candid Themes.